Artikel Pilihan

Cari Blog Ini

BELAJAR AGAMA ( HAFAL VS FAHAM )



Assalamualaikum w.b.r
Bagaimana belajar  agama yang benar..?

Ada sebagian orang yang hafal betul tentang ilmu agama yang  di pelajarinya.
Tapi tidak banyak orang yang memahami ilmunya tersebut.
Mereka hafal ayat-ayat dan hadis,tapi hanya sekedar hafal,tanpa bisa memahami dan memberi nilai tambah dalam kehidupannya. Lebih baik faham dari pada hafal, Mengapa..?

Ini penjelasannya:

  1. Jika kita menghafal suatu materi maka kita hanya mengingat ide atau konsep secara kata per kata. Sedangkan saat kita memahami, kita bisa menterjemahkan konsep dengan kata-kata sendiri.
  2. Pernahkah kamu mengalami saat sudah menghafal suatu materi ujian,  sudah sangat hafal bahkan di luar kepala, tapi ketika ditanya dengan cara yang sedikit berbeda, kamu agak bingung menjelaskannya? Nah, ketika menghafal kita sulit menjelaskan ide atau materi kepada orang lain selain kata-kata yang dihafal. Beda dengan memahami ketika kita paham, kita bisa menjelaskan suatu ide dengan kata-kata sendiri, kita bisa memberikan contoh, dll. Bahkan kita siap dengan berbagai pertanyaan.
  3. Ketika masa sekolah, saya sangat tidak suka pelajaran fisika. Untuk apa kita membuat hitung-hitungan yang ribet, susah, dan tidak ada gunanya, begitu pemikiran saya dulu. Sekarang saya sadar, ternyata bukan ilmunya yang tidak bagus, tetapi saya yang tidak melihat hubungan ilmu itu dengan dunia nyata. Nah, saat kita hanya mengandalkan hafalan, kita sulit melihat hubungan ilmu yang dipelajari di kelas dengan dunia nyata.. Berbeda dengan memahami, sangat mudah bagi kita untuk melihat hubungan itu.
  4. Kaitannya dengan aplikasi, saat kita hanya mengandalkan hafalan, sangat susah bagi kita untuk  mengaplikasikan ide atau ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi, saat kita sudah paham, kita bisa mengaplikasikan ide atau ilmu dengan sangat mudah. Bayangkan, jika ada seorang dokter yang hanya mengandalkan hafalan dari buku kuliahnya tentang operasi usus buntu maukah pasien dioperasi dengannya?
  5. Terakhir, ketika kita hanya menghafal, belum tentu kita memahami, namun saat kita memahami sangat mudah bagikita  untuk menghafal.
Saya lebih suka belajar agama di mulai dari memahami ilmu  yang kecil- kecil dan sederhana.Sebelum melangkah ke ilmu yang lebih besar dan berat.
Bagaimana kita mampu menerima hal-hal besar,kalau kita belum paham hal-hal yang kecil.Mulai belajar dari memahami ilmu pembentukan mental dan karakter yang benar, menurut saya lebih penting dari pada menghafal ayat-ayat dan hadis tanpa kita mampu untuk memahaminya.Karena dengan mental dan karakter yang benar maka akan mudah dan cepat untuk kita memahami sesuatu materi yang lebih besar dan luas dampaknya bagi kehidupan disekitar kita.

Ini seperti waktu saya masih duduk di bangku sekolah SD, Di suruh oleh guru saya untuk menghafal isi Pancasila,Tanpa sang guru menjelaskan apa makna dan maksud dari isi tiap sila tersebut.
Semua murid di wajibkan hafal isinya tapi sang guru tidak mencoba menjelaskan satu persatu isi isinya supaya si murid paham .Dan sekarang hasilnya sampai saat ini rata rata kita hafal isi pancasila,tapi tidak banyak yang paham apa isinya.

Menurut saya antara menghafal dan memahami sama pentingnya.Namun kita harus mendahulukan yang paling utama yaitu memahami.Karena hasil dari belajar adalah memahami bukan menghafal.

begitulah kira-kira..wassalamualaikum w.b.r


Tidak ada komentar:
Write komentar

Interested for our works and services?
Get more of our update !